Resep Cumi Tumis Nanas • Marimasak

CUMI TUMIS NANAS

.
.
BAHAN :
500 grm cumi,bersihkan,buang tintanya
1/2 buah nanas mengkal,potong2
4 papan pete,bersihkan
6 lembar daun jeruk
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
garam & gula seperlunya
.
.
BUMBU :
1/2 buah bawang bombay,cincang halus
5 buah bawang putih,cincang halus
10 cabe rawit atau sesuai selera cincang halus
5 cabe merah keriting,iris serong
.
.
CARA MEMBUATNYA :
Panaskan minyak di wajan,

tumis bumbu hingga matang,

masukan daun jeruknya,

setelah bumbu matang masukan nanas,

aduk rata, beri air sedikit aja nanti cumi akan mengeluarkan air juga,

berikutnya masukan pete, aduk rata, terakhir masukan cuminya, bubuhi saus tiram, kecap manis,bkecap asin, garam & gula, besarkan apinya, masak cumi sekitar 3 menit aja agar tak alot,

koreksi rasa, angkat, sajikan.

Tahu Kentang Pedas Krispi • Marimasak

Cemilan
TAHU KENTANG PEDAS KRISPI
.
.
Bahan tepung :
Sajiku+terigu
.
.
Bumbu :
Bawang putih, bwg prey, cabe merah, bon cabe.
.
.
Cara :

Rendam tahu dg air garam,

buang airnya, tepungin.

Kentang dipotong2 memanjang, lalu tepungin.

Panaskan sedikit minyak.

Masukkan bwg putih cincang. Setelah harum,

masukkan bwg prey dan cabe merah iris. Tambahkan bon cabe.

Masukkan kentang dan tahu yg tlh digoreng krispi. Aduk2. Sajikan.

Resep Pizza Rolls • Marimasak

Baru sekali nyobain bikin pizza rolls, enak banget di makan anget2 cocol mayo atau saus sambal! 😻 Isiannya boleh diganti atau di tambahkan apa aja yaa.. Pizza Rolls

Marimasak

Bahan 1 :
350 gr tepung cakra
8 gr ragi
1 butir telur
200 ml susu uht
3 sdm gula pasir

Bahan 2 :
50 gr butter
Sejumput garam

Isian :
Saus bolognese
Sosis sapi, potong dadu
Keju cheddar, parut
Keju parmesan

Olesan :
Kuning telur
Oregano

Cara Membuat :
1. Aduk semua bahan kering, masukkan semua sisa bahan lalu uleni hingga kalis.
2. Masukkan bahan 2, uleni lg hingga kalis elastis dan diamkan hingga mengembang 2x lipat.
3. Gilas lebar, beri isian lalu gulung dan potong2. Tata dalam loyang/pyrex lalu diamkan lagi hingga mengembang 2x lipat.
4. Setelah mengembang olesi dg kuning telur, beri taburan oregano lalu panggang hingga matang.
5. Sajikan.

Semur Daging Kentang • Marimasak

SEMUR DAGING KENTANG .

.
Bahan:
– 1/2 kg daging sapi, cuci bersih, potong
– 4 bh kentang, potong 4, goreng
– 1,5 lt air, untuk merebus
.
Bumbu halus:
– 1 sdm merica butiran
– 5 bh kemiri
– 6 bh bawang merah
– 3 bh bawang putih
– 1 cm jahe
– 2 cm laos
– 1 sdm Ketumbar
.
Bumbu cemplung:
– 1/4 Buah Pala, geprek
– 1 batang serai,geprek
– 1 sdt kaldu bubuk sapi
– 1 sdt garam
– 4 lembar daun salam
– 1 batang kecil kayu manis
– 3 bh kulit ari kapolaga
– 2 bh cengkeh
– Kecap manis, secukupnya
– 2 sdm Minyak goreng
– 2 sdm cuka Makan
.
Cara Membuat:
– Masukan daging kedalam wajan
– Masukan Bumbu halus, cuka makan dan minyak goreng rebus sampai daging kaku dan air bumbu mulai surut
– Kemudian tambahkan air kira-kira 1,5 liter masukan semua bumbu cemplung, Godok sampai empuk, sesekali diaduk angkat, masukan kentang goreng, beri taburan bawang goreng.
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Perang Dijalan Allah • Aulia Izzatunisa

#YUKTABAYYUN
#YUKBERTAUHID

AKAN SENANTIASA ADA SEKELOMPOK ORANG DI ANTARA UMATKU YANG BERPERANG DI ATAS JALAN ALLAH
.
.
Siapapun yang mengetahui hakekat Islam akan mengerti bahwa thaifah manshurah tidak akan pernah meletakkan senjata atau berhenti dari memerangi orang orang musyrik, karena syirik akan terus ada hingga hari kiamat. Tidaklah seorang mukmin pun melainkan wajib berjihad dan memerangi mereka hingga mereka tunduk kepada hukum Allah Ta‘ala, sebagaimana orang orang musyrik yang akan terus memerangi umat Islam selagi masih ada diantara mereka yang masih hidup sampai mereka memurtadkan orang orang mukmin dari Diennya sebisa mungkin.
.
.
Eksisnya umat islam dalam memerangi orang orang musyrik merupakan sunatullah yang menjadi ciri khas agama yang agung ini dan pemeluknya. Allah Ta‘ala telah mengikat tegaknya agama ini dengan perang tersebut, sebagaimana sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam: ˝Agama ini akan tetap tegak, selama masih ada sekelompok umat islam yang mau berperang di atasnya, hingga hari kiamat terjadi˝. [HR.Muslim].
.
.
Sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain : ˝Akan sentiasa ada diantara umatku yang berperang di atas perintah Allah, keras terhadap musuh mereka dan tidak terpengaruh oleh orang yang menyelisihi mereka, hingga kiamat datang sedangkan mereka tetap kokoh di atas hal itu˝.( HR. Muslim ).
.
.
Oleh karenanya, hendaklah setiap muslim berusaha sungguh sungguh untuk bergabung dengan barisan muwahhid yang tidak akan terputus hingga hari kiamat ini, karena mereka tidak akan terpengaruh oleh orang yang menyelisihi maupun penggembos, tetapi mereka akan tetap eksis dalam jihad mereka dengan ketentuan dari Allah yang menggiring mereka.
.
.
Setiap mujahid juga harus selalu memperbarui niat untuk terus melanjutkan jihadnya memerangi orang orang musyrik hingga ajal menjemput. Hingga Allah membangkitkannya dalam golongan orang orang yang diberi nikmat diantara para Nabi, orang-orang yang jujur dan para syuhada, Dan alangkah baiknya teman teman seperti mereka.

#Biidznillah

Larangan Bersalaman Dengan Yang Bukan Mahram • Aulia Izzatunisa

Seorang pria Inggris datang ke seorang Sheikh dan bertanya:
Mengapa tidak diperbolehkan dalam Islam bagi perempuan untuk berjabat tangan dengan seorang pria?
.
Sheikh menjawab: Dapatkah Anda berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth?
.
Orang Inggris berkata: Tentu saja tidak, hanya ada orang-orang tertentu yang bisa berjabat tangan dengan Ratu Elizabeth
.
Sheikh menjawab: Wanita kami adalah ratu dan ratu tidak berjabat tangan dengan laki-laki asing.
.
Kemudian pria Inggris bertanya lagi: Mengapa gadis-gadis muslim menutupi tubuh mereka dan rambutnya?
.
Sang Sheikh tersenyum dan mengambil dua permen, ia membuka yang pertama dan yang lain dibiarkan terbungkus. Dia melemparkan keduanya di lantai berdebu dan bertanya pd orang Inggris itu:
Jika saya meminta Anda untuk mengambil salah satu permen,mana yang akan Anda pilih?
.
Orang Inggris menjawab:
Tentu saja yang tertutup.
.
Sheikh mengatakan:
Itulah cara kami melihat wanita di islam.
.
Dengan pakaian menutupi aurat, derajat perempuan islam akan menjadi lebih baik
.

Umat Islam Yang Banyak Tapi Seperti Buih Di Lautan • Aulia Izzatunisa

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

(HR. Abu Daud)

9 Hadits Terbaik Pilihan • Nasehat Islam

9 Hadits Terbaik Pilihan • Nasehat Islam

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Pada hari jum’at para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid, mereka menulis orang yang datang lebih awal secara berurutan. Maka permisalan orang yang lebih awal datang ke masjid adalah seperti seorang yang bersedekah dengan seekor unta, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor sapi, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor kambing, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor ayam, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan sebutir telur, maka apabila imam telah keluar dan duduk di atas mimbar mereka menutup buku catatan mereka, lalu mereka duduk dan mendengarkan khutbah.”

(HR. Ahmad)

http://www.islam-nasehat.tk

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berhadats saat shalat hendaklah ia pergi wudlu, kemudian shalatlah kembali.” Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: “Janganlah kalian menggauli para wanita pada dubur-dubur mereka, sesungguhnya Allah subhanallahu wa ta’ala tidak pernah malu atas sebuah kebenaran.”

(HR. Darimi)

http://www.islam-nasehat.tk

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa bersedekah dari usaha yang baik, dan Allah tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya dia telah meletakkannya di telapak tangan Yang Maha Pengasih. Allah akan memeliharanya sebagaimana salah seorang dari kalian memelihara anak kudanya atau anak untanya, hingga (sedekah itu) menjadi seperti gunung.”
(HR. Malik)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Hendaknya kamu selalu mengucapkan Subhanallah wal hamdulillah wa laailaaha illallah wallahu akbar (Maha suci Allah, dan segala pujian bagi Allah, dan tidak ada ilah kecuali Allah dan Allah Maha besar), maka kalimat tersebut akan menggugurkan kesalahan-kesalahan sebagaimana pohon menjatuhkan dedaunannya.”
(HR. Ibnu Majah)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Seluruh dosa semoga Allah mengampuninya kecuali seorang laki-laki membunuh seorang mukmin secara sengaja, atau serang laki-laki yang meninggal sebagai orang kafir. 
(HR. Nasa’i)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian bermimpi yang ia sukai, sebenarnya mimpi tersebut berasal dari Allah, maka hendaklah ia memuji Allah karenanya dan ceritakanlah, adapun jika ia bermimpi selainnya yang tidak disukai, maka itu berasal dari setan, maka hendaklah ia meminta perlindungan dari keburukannya, dan jangan menceritakannya kepada orang lain, sehingga tidak membahayakannya.”
(HR. Bukhari)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membuat gambar (bernyawa), maka karenanya Allah akan menyiksanya pada hari kiamat hingga ia mampu meniupkan ruh ke dalam gambar tersebut, padahal ia tidak akan mampu. Barangsiapa berpura-pura bermimpi, maka akan dibebankan kepadanya untuk mengikat biji gandum. Dan barangsiapa mencuri dengar pembicaraan suatau kaum yang mereka tidak suka jika didengar, maka pada hari kiamat telinganya akan disiram dengan timah panas.”
(HR. Abu Daud)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda : “Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.” 
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, aku hanyalah Muhammad, seorang manusia yang bisa marah sebagaimana manusia yang lain. Sesungguhnya aku telah membuat perjanjian dengan-Mu yang Engkau tidak akan menyelisihinya. Maka mukmin mana saja yang pernah aku sakiti, atau aku cela, atau aku cambuk, hendaklah hal itu Engkau gantikan untuknya sebagai penghapus dosa dan pengorbanan yang dengannya mereka bisa mendekatkan diri kepada-Mu pada hari kiamat kelak.”
(HR. Muslim)

Amalan Kecil Tapi Rutin • Aulia Izzatunisa

Di antara keunggulan suatu amalan dari amalan lainnya adalah amalan yang rutin (kontinu) dilakukan. Amalan yang kontinu –walaupun sedikit- itu akan mengungguli amalan yang tidak rutin –meskipun jumlahnya banyak-. Amalan inilah yang lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. Di antara dasar dari hal ini adalah dalil-dalil berikut.

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR. Muslim no. 783)

Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab, ”Amalan yang rutin (kontinu), walaupun sedikit.” (HR. Muslim no. 782) ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah, ”Wahai Ummul Mukminin, bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab, ”Tidak. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.” (HR. Muslim no. 783)

Di antaranya lagi Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam contohkan dalam amalan shalat malam. Pada amalan yang satu ini, beliau menganjurkan agar mencoba untuk merutinkannya. Dari ’Aisyah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.” (HR. Muslim no. 782)

Urusan Palestina Bukan Urusan Kita • Aulia Izzatunisa

URUSAN PALESTINA B̸U̸K̸A̸N̸ URUSAN KITA

Tentu saja, urusan Palestina adalah urusan kita sebagai saudara seiman
Urusan Al-Aqsha dan penindasan tiada henti jugalah urusan kita sebagai saudara seiman
Tangis, kesedihan, duka nestapa yang mereka rasa pun harusnya kita pedulikan
.
“1917, tahun itu menjadi pijakan pertama Inggris setelah memenangkan perang Dunia I di tanah suci Palestina. Pasukan Inggris dengan pongah berbaris angkuh memasuki gerbang Baitul Maqdis. Dengan penuh dengki, mereka runtuhkan menara jam tertinggi di kawasan Masjid Al Aqsha, kemudian -sebagaimana baru disingkap oleh para Ulama- jantung analog jam itu kini menjadi pemutar jam Big Ben di London
Menyaksikan Palestina jatuh adalah sebuah kepedihan yang dirasakan Umat Islam sejak tahun itu hingga kini tahun 2017, tepat telah 100 tahun kepiluan itu meluka ternganga. Kita bahkan lahir ketika israel telah mengklaim berdirinya negara yahudi -dimulai sejak 1948- di atas 70% tanah yang mereka rampas dari Umat Islam Palestina. Detik ini bahkan, menurut sumber berita terpercaya, israel menutup penuh seluruh kawasan masjid Al Aqsha! Yaa Salaam”
.

Membela urusan palestina, sungguh, bukan hanya urusan bangsa palestina saja. Bagaimana, ketika salah seorang anggota keluarga kita terluka karena tertembak atau mendapatkan penganiayaan yang tak semestinya? Tentu saja, kita akan menuntut, kita akan meminta pertanggungjawaban atas hal yang menimpanya. Adakah…keluarga kita yang diam saja melihatnya? Atau, adakah dari mereka yang berkata; ‘Biar saja, biar dia urus sendiri saja lukanya.’

.
Lidah ini sudah kelu, Jemaripun seakan kaku.
Menahan tumpahan air mata pun rasanya tak mampu.

Kita bukan sedang tuli.
Kita bukan sedang sibuk.
Kita bahkan tidak sedang buta.
.
Tapi mengapa kita seakan tidak mendengar teriakan mereka.
Tidak merasakan getaran hentakan kaki-kaki mereka.
Tidak melihat saat air mata dan darah menjadi satu.
.
Kemana kalian ?
Kemana kamu ?
Kemana aku ?
Kemana kita ?
.
Ya Allah Ya Rabbi..
Maafkan kami yang sering (sengaja) terlambat mencari tahu.
Maafkan kami yang sering (berpura-pura) tidak mengetahui.
.
Sesungguhnya mereka adalah saudara-saudara kami.
Salah satu bagian dari tubuh kami.

“Lalu, apa yang harus aku lakukan?”
.
Menulislah, jika kita tidak punya tenaga berarti untuk ikut berdiri. Setidaknya, dengan menulis , bisa saja kita mengetuk pintu hati seseorang yang lebih memumpuni
Membaurlah, jika kita tidak punya daya untuk menulis. Setidaknya dengan membaur dan membaurkan tulisan-tulisan mereka, bisa saja kita mengantarkannya pada seseorang yang tepat
Jika untuk keduanya pun kita tidak mampu, maka berdo’alah. Yakinlah, Allah Maha Mendengar bahkan hingga kedalam dada yang paling tersembunyi

Ya Allah ,
Demi Luka, sakit dan pedih mereka..
kami panjatkan doa agar kau Turunkan Para Malaikatmu tuk menghukum Kaum yang hatinya telah mati atau memang sudah tak berhati lagi , kaum kafir laknatullah

Yaa Allaah yaa robb…
Yaa Allaah yaa hayyu yaa qoyum
Yaa Dzalzalaali Walikroom…
Hancurkan mereka yang telah mengabaikan keberadaanMu.
Mereka yang tega melukai kaum palestina yang tak berdosa.
Mereka yang meluluh lantakan masjid, RumahMu…

Lebur persenjataan mereka..
Lemahkan kekuatan mereka..
Halangi pandangan mereka…
Gentarkan jiwa mereka…
Cerai berai pasukan mereka…

Yaa Allaah Yaa Robb…
Turunkanlah bala tentara langit-Mu. Hancurkan tentara biadab sebagaimana telah Engkau hancurkan tentara Abrahah. Turunkanlah pasukan khususMu. Sebagai mana telah Engkau turunkan di Perang badar dan perang Khaibar.

Yaa Allaah yaa Robb…
Berikanlah kemenangan kepada para Mujahidin palestina seperti ketika Engkau memberikan kemenangan kepada pasukan Salahuddin saat menghancurkan bala tentara salib

Yaa Allaah …
Kami hanyalah makhlukMu yang penuh dosa, Ampuni kami yang tak berdaya, yang tak bisa berbuat banyak melindungi mereka.
Kami mohon jangan tolak do’a kami karenanya. Mohon kabulkan do’a kami

Jika kamu tidak mau memikirkan dan membela palestina , tidak apa-apa __ namun ingat , nanti di padang Mahsyar , kalian kami adukan kepada Allah. __ ” Ismael Haneya Mantan PM palestina”

Design a site like this with WordPress.com
Get started