Orang Munafik Di Zaman Rasulullah

“Bahwa beberapa orang munafik pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila beliau pergi berperang mereka tidak turut berperang dan merasa bangga dengan duduk-duduknya (nongkrong-nongkrongnya) untuk menyelisihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah kembali (membawa kemenangan dan harta rampasan perang), mereka mengemukakan alasan mereka masing-masing, mengapa mereka tidak turut berperang dan menguatkan alasannya dengan sumpah.

Kemudian mereka ingin dipuji (seolah-olah merekalah yang pahlawan) padahal mereka tidak berbuat apa-apa. Karena itu turunlah ayat: ‘Janganlah sekali-kali kamu menyangka bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka ingin dipuji terhadap perbuatan yang tidak mereka kerjakan, janganlah kamu mengira bahwa mereka akan terlepas dari siksa…’ (QS Ali Imraan (3):! 88).

(HR. Muslim)

Takut Kepada Wanita Sebagai Fitnah Dunia

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya dunia itu manis. Dan sesungguhnya Allah telah menguasakannya kepadamu sekalian. Kemudian Allah menunggu (memperhatikan) apa yang kamu kerjakan (di dunia itu).

Karena itu takutilah dunia dan takutilah wanita, karena sesungguhnya sumber bencana Bani Israil adalah wanita.”

(HR. Muslim)

Larangan Menyiarkan Barang Hilang Di Masjid

“Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda,

‘Barangsiapa yang mendengar seseorang mengumumkan barang hilang di masjid, hendaklah dia mendoakan,

‘Semoga Allah tidak mengembalikannya kepadamu, karena masjid bukan dibangun untuk ini’.”

(HR. Muslim)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Boleh Menyetubuhi Istri Saat Sedang Menyusui

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya saya bertekad untuk melarang ghilah (yaitu menyetubuhi istri yang sedang menyusui anak), akan tetapi saya perhatikan orang-orang romawi dan Persia melakukan ghilah, namun hal itu tidak membahayakan anak-anak mereka.”

(HR. Muslim)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Bersedekah Dengan Harta Orang Lain

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

“Seorang bendahara muslim yang melaksanakan tugasnya dengan jujur, dan membayar sedekah kepada orang yang diperintahkan oleh majikannya secara sempurna, dengan segera dan dengan pelayanan yang baik, maka ia mendapat pahala yang sama seperti orang yang bersedekah.”

(HR. Muslim)

3 Golongan Dalam Sholat Jum’at

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

“Ada tiga golongan seseorang dalam menghadiri shalat Jum’at, yaitu;

Seseorang menghadiri shalat Jum’at sambil bicara, maka bicaranya itulah yang menjadi bagiannya,

Seseorang yang menghadiri shalat jum’at sambil memanjatkan do’a maka itulah orang yang benar-benar memanjatkan do’a kepada Allah ‘azza wajalla, Kalau Dia menghendaki, maka akan di kabulkan atau jika Dia menghendaki maka Dia akan menahannya.

Dan orang yang menghadiri shalat Jum’at dengan sikap diam dan tenang, tidak melangkahi pundak orang lain dan tidak pula menyakiti seorang pun, maka jum’atnya menjadi penebus dosanya hingga jum’at berikutnya, di tambah tiga hari,

yang demikian itu karena Allah ‘azza wajalla berfirman: “Barangsiapa melakukan amal kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipat.” QS Al An’am; 160.

(HR. Abu Daud)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Design a site like this with WordPress.com
Get started